31 Maret 2021  

Pikiran Cendekia.Com.

Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mengapresiasi telah diimplementasikannya program Kartu Petani Berjaya (KPB) di Lampung Timur dan mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal dalam musrenbang RKPD Lampung Timur tahun 2022 di Lampung Timur, Rabu (31/3/2021).

Menurut Fahrizal, Pemprov Lampung memiliki beberapa program prioritas di antaranya program KPB.

“Pelaksanaan KPB di Lampung Timur saat ini sudah dilaksanakan di 7 Kecamatan antara lain Kecamatan Pekalongan dan Raman Utara untuk komoditas padi, kecamatan Marga Tiga, Sukadana dan Bandar Sribawon untuk lada dan Kecamatan Sekampung Udik, Marga Tiga, Bandar Sribawono, Labuhan Ratu, dan Sukadana untuk tanaman Kakao,” ujar Fahrizal.

Program KPB ini memang sejalan dengan Rancangan Tema dan Prioritas Nasional dalam RKP Tahun 2022.

Pemerintah Provinsi Lampung sendiri mengusung prioritas pembangunan bertema “Memantapkan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan serta Peningkatan Sumber Daya Manusia Berkualitas” dengan 6 Prioritas yaitu :

Berhasil Ciptakan Lebih dari 1200 Transaksi dari Masyarakat;

1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia.

2. Pembangunan Infrastruktur

3. Peningkatan Investasi dan Nilai Tambah Produk Unggulan.

4. Reformasi Birokrasi.

5. Kehidupan Masyarakat yang Religius, Aman dan berbudaya.

6. Pengelolaan Lingkungan yang berkelanjutan dan Mitigasi Bencana.

Dalam mewujudkan prioritas itu, Pemprov memberi dukungan peningkatan pembangunan pertanian, infrastruktur, pelayanan publik, dan kualitas sumber daya manusia untuk pemulihan ekonomi dan kesehatan menuju rakyat Lampung Berjaya di Lampung Timur.

“Pemerintah Daerah sangat menyadari, bahwa tuntutan masyarakat terhadap pembangunan yang efektif semakin tinggi, pengawasan terhadap kinerja pemerintahan pun semakin ketat, baik secara vertikal oleh instansi pengawas dan penegak hukum, maupun horizontal oleh masyarakat sendiri” ujar Fahrizal.

Oleh sebab itu, lanjut Fahrizal, tujuan dan sasaran pembangunan antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat harus sejalan.

“Agregasi capaian pembangunan kabupaten dan kota, akan menentukan capaian pembangunan provinsi. Begitu juga capaian pembangunan nasional, merupakan akumulasi kinerja pembangunan seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Koordinasi dan sinergi antar-jenjang pemerintahan, menurut Fahrizal, menjadi kunci keberhasilan.

“Juga, tidak kalah penting, kolaborasi pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan, seperti komunitas masyarakat, pelaku bisnis, akademisi, pers, dan unsur masyarakat lainnya, harus terus kita kembangkan bersama,,” katanya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi satu digit (di bawah 10%) pada tahun 2024.

Untuk itu perlu komitmen bersama untuk menurunkan angka kemiskinan dengan kebijakan program yang terarah serta memprioritaskan rumah tangga miskin dalam Basis Data Terpadu sebagai sasaran program penanggulangan kemiskinan.

“Untuk itu kami menyarankan adanya program penguatan kompetensi terhadap sumber daya manusia di Kabupaten Lampung Timur untuk mendukung hilirisasi sumber daya alam,” ujar Sekdaprov ini.

Selaras dengan hal tersebut, Tema Pembangunan Kabupaten Lampung
Timur Tahun 2022 yaitu “Peningkatan pembangunan pertanian, infrastruktur, pelayanan publik dan kualitas sumber daya manusia untuk pemulihan ekonomi dan kesehatan menuju rakyat Lampung Timur Berjaya”.

Pencegahan Covid-19 Fahrizal menyampaikan, Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh forum Musrenbang RKP. (Husnan e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here