PIKIRAN CENDEKilI.COM.

30 April 2021

Bupati Dendi saat silaturahmi ramadhan di Kecamatan Teluk Pandan, Masjid Darul Falah Desa Sidodadi, Jumat (30/4/2021).
Pesawaran (SNC) : Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mengadakan silaturahmi ramadhan di Kecamatan Teluk Pandan, Desa Sidodadi, Jumat (30/4/2021).
Kegiatan silaturahmi sekaligus memberikan santuan ini, diikuti oleh jajaran OPD, Camat, kepala desa se Kecamatan Teluk Pandan, TNI Polri, tokoh masyarakat.
Di moment ini Bupati Dendi memberikan himbauan berikut mejabarkan tentang alasan agar tahun ini pelaksanaan sholat ID dilakukan di rumah saja serta agar menunda untuk tidak mudik.
Menurut Dendi hasil diskusinya dengan presiden, ada raut ke khawatiran diwajah presdien akan lonjakan baru covid-19 .
“Di negara tetangga kita yang tadinya 6 ribu 10 ribu per hari paling banyak sekarang 300 ribu orang per hari , karena lalai dikira Corona sudah hilang mengumpulkan banyak orang tanpa protokol kesehatan akhirnya untuk oksigen medis mulai susah mendapatkan. Jangan sampai kita seperti itu , jangan sampai teluk Pandan seperti itu , kita doakan Teluk Pandan tidak kena Corona,” ungkap Dendi
Dendi mengatakan pelaksanaan ID di rumah adalah jalan terbaik yang diambil oleh pemerintah mengingat situasi yang belum mendukung, termasuk menunda aktivitas mudik.
“Tolong maklum. Fatwa MUI sudah ada bahwa kita bisa melaksanakan sholat di rumah. Kenapa tidak boleh apa yang salah, tidak ada yang salah masjid tidak salah , yang salah jika ada orang yang kemana -mana berpergian tidak menerapkan protokol kesehatan,” terangnya
“Karena tidak ada yang tau Corona dimana, kena dimana, dibawa oleh siapa berkumpul kema mana akhir menular keman mana,” tambahnya.
Ia menghimbau agar seluruh masyarakat khusunya di Pesawaran dapat membantu penangan covid-19 ini
“Saya himbau bantu pemerintah , bantu diri kita, bantu keluarga kita, bantu lingkungan kita, Insyaallah Jangan diperdebatkan , karena yang dilarang bukan hanya masjid, tapi semua aktifitas rumah ibadah,” imbuhnya.
Bupati juga menerangkan, terkait jika ada pertanyaan puskesmas tetap bukan dan pasar tetap berjalan,? Hal itu dikatakan karena puskesmas merupakan pusat pelayanan kesehatan,dan pasar merupakan centra ekonomi untuk pemenuhan sandang pangan.
“Puskesmas tidak tutup karena melayani kesehatan masyarakat. Kenapa pasar tidak tutup , kalau ditutup mau makan apa, ibadah di rumah Masih bisa makan, lagi pula aktifitas beli dipasar hanya sebentar sebentar, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,. ” ujarnya.
“Tolong sekali lagi Yang mudik tolong di tunda dulu, kalau mau ngirim uang kirim uangnya saja, tahan dulu setelah tenang dulu keadaan. Kita sama sama membentu diri kita , keluarga kita, lingkungan kita dan membantu masyarakat kita. kita tidak mau seperti negara tetangga,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dendi juga mengutarakan permohonan maafnya sebagai kepala daerah.
Selain masih banyak program yang belum dapat terlaksana, ditambah program pembangunan juga harus tertunda karena anggaran pembangunan dialihkan untuk penanggulangan pandemi.
“Maka maaf dan mohon dimengerti bukan itu ditiadakan tapi ditunda karena pandemi,” ucapnya
Di usia jabatan periode kedua yang singkat saat ini, ia juga mengaku akan berusaha semaksimal mungkin dengan jajaran OPD untuk dapat melaksanakan pembangunan dan berusaha mencari sumber pendapatan daerah
“Karena kita tau kita tidak bisa hanya mengandalkan PBB untuk pembangunan. Di Sidodadi PBB nya 63 per tahun. Untuk bangun jalan lingkungan saja pasti tidak cukup. Saya dan jajaran akan terus berfikir bagaimana kita mencari sumber keungan untuk pembangunan pesawaran ini,” tuturnya.
“Mohon doanya agar saya mendapat keberkahan, tetap amanah Istiqomah, dan bisa membawa berkah bagi saya dan masyarakat pesawaran, jangan sampai ada jabatan tapi jadi musibah,” pungkasnya.
Diketahui dalam kegiatan itu Bupati yang juga didampingi istrinya Nanda Indira Dendi dan Baznas Pesawaran menyerahkan bantuan 150 paket sembako, bantuan bedah rumah untuk 4 Kepala Keluarga (KK), kemudian bantuan siswa berprestasi sebanyak 40 siswa SD, untuk SMP 39 siswa, serta santunan anak yatim sebanyak 80 anak. (Husnan e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here